Jawa Trend - Di tengah Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025, sebuah gebrakan baru hadir dari Nutriflakes. Minuman sereal sehat berbahan dasar umbi garut, yang telah dipercaya luas akan khasiatnya dalam
Jawa Trend — Dalam rangka memperingati setengah abad hubungan diplomatik antara Republik Rakyat Tiongkok dan Kerajaan Thailand, Botanee Group, perusahaan kecantikan berbasis sains terkemuka asal China, bersama merek unggulannya Winona,
Jawa Trend - Pada 16 Juli lalu, China International Supply Chain Expo (CISCE) ke-3 dibuka secara meriah di Beijing. Acara berskala nasional yang menghimpun kebijaksanaan dan kekuatan rantai industri dan
Jawa Trend - Thailand sedang dihebohkan dengan skandal 'Miss Golf'. Perempuan itu diduga melakukan tindakan pemerasan kepada biksu-biksu menggunakan video seks.perempuan dengan julukan 'Miss Golf' itu mengaku telah berhubungan seksual
Jawa Trend - Satgas Pangan Polri rampung melakukan pemeriksaan terhadap 22 saksi terkait dugaan ketidaksesuaian mutu beras yang ditemukan di pasaran alias beras oplosan. Kasus ini mencuat usai temuan beras yang
Jawa Trend – Konser musik Warisan Rasa yang digelar di Alun-Alun 1 Kota Jepara pada Minggu malam (15/7/2025) dan menghadirkan penyanyi populer Denny Caknan, dipadati ribuan penonton. Namun, di balik
Jawa Trend — Dalam forum tahunan The 7th Indonesia Financial Sector Outlook (IFSO) 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Credit Bureau Indonesia (CBI) menegaskan komitmennya untuk mendukung
Jawa Trend — Calon Ketua Umum HIPMI Jakarta Timur, Dhimas Pringgo,menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pelatihan digital bertajuk "Naik Kelas Lewat Teknologi: Dari POS
Jawa Trend – BPD HIPMI Jaya bersama Calon Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Timur, Dhimas Pringgorodianto, menyelenggarakan kegiatan Go Go Sehat & Go Go UMKM sebagai bentukkontribusi pengusaha muda dalam
Jawa Trend - Dalam jantung Surabaya kota terbesar kedua Indonesia dengan dominasi etnis Jawa (65%), Madura (18%), dan Tionghoa (8%) Bahasa Indonesia terbukti menjadi jembatan emosional yang memediasi konflik komunikasi
