Jawa Trend - Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, menyediakan kantong parkir bagi para jemaat yang mengikuti misa Natal di Gereja Katedral di Jl Katedral No 7B, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta
Jawa Trend - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan, mulai 1 Januari 2024 pembelian LPG 3 kg wajib menggunakan kartu tanda penduduk (KTP).Ini merupakan upaya pemerintah untuk
Daily Trend - Seorang wanita di Korea merasakan sakit yang luar biasa di mulutnya setelah mengonsumsi cumi yang hanya disajikan setengah matang. Wanita berusia 63 tahun itu segera memeriksakan kondisinya
Jawa Trend - Bakrie Amanah menggelar acara Khitanan untuk Negeri bersama PT Air Muring yang bertempat di kantor PT Air Muring, Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara. Acara ini diikuti oleh
Jawa Trend - Jelang memasuki libur panjang akhir akhir dan perayaan Natal 2023, situasi arus lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek meningkat dari Jakarta menuju Cirebon.Meningkatnya arus kendaraan ini seiring
Jawa Trend - Seorang mahasiswi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tega menipu orang tuanya bertahun-tahun. Puncaknya, dia mengundang orang tuanya mengikuti acara wisuda, padahal dia sendiri tak pernah kuliah.Gadis belia
Jawa Trend - Kulit yang cerah dan sehat bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang dapat diraihdengan mudah. Menghadirkan solusi terkini untuk meraih kulit yang lebih cerah, Brand LokalBALTIKH dengan bangga
Jawa Trend – PT Ivonesia Solusi Data (Ivosights) menggelar Gala Dinner di Rumah Wijaya, Kamis (14/12) lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pelanggan, mitra dan Ivosights. Tak hanya itu, dengan
Jawa Trend - Para warganet kali ini dihebohkan adanya seorang wanita yang diketahui bernama Rebecca berani membakar ijazah S1 kekasihnya hanya karena masalah sepele. Peristiwa ini awalnya diunggah melalui akun di
Jawa Trend - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai ada kerugian terus menerus dari keuangan negara imbas penyaluran BBM bersubsidi kepada nelayan yang tak tepat sasaran.Kendati begitu, Menteri Trenggono belum mengantongi nominal pasti
