Jawa Trend - Jelang memasuki libur panjang akhir akhir dan perayaan Natal 2023, situasi arus lalu lintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek meningkat dari Jakarta menuju Cirebon.Meningkatnya arus kendaraan ini seiring
Jawa Trend - Seorang mahasiswi di Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), tega menipu orang tuanya bertahun-tahun. Puncaknya, dia mengundang orang tuanya mengikuti acara wisuda, padahal dia sendiri tak pernah kuliah.Gadis belia
Jawa Trend - Kulit yang cerah dan sehat bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang dapat diraihdengan mudah. Menghadirkan solusi terkini untuk meraih kulit yang lebih cerah, Brand LokalBALTIKH dengan bangga
Jawa Trend – PT Ivonesia Solusi Data (Ivosights) menggelar Gala Dinner di Rumah Wijaya, Kamis (14/12) lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pelanggan, mitra dan Ivosights. Tak hanya itu, dengan
Jawa Trend - Para warganet kali ini dihebohkan adanya seorang wanita yang diketahui bernama Rebecca berani membakar ijazah S1 kekasihnya hanya karena masalah sepele. Peristiwa ini awalnya diunggah melalui akun di
Jawa Trend - Hujan meteor Geminid yang akan menghiasi langit malam bakal mencapai puncaknya pekan ini dan dapat dilihat di langit Indonesia. Simak jadwal terbaik untuk melihatnya.Geminid merupakan satu-satuya hujan meteor berwarna-warni yang dapat
Jawa Trend - Fitur TikTok Shop yang sempat dilarang keberadaannya di Indonesia beberapa waktu lalu kini kembali hadir di aplikasi TikTok per Selasa, 12 Desember 2023.TikTok Shop yang dilambangkan dengan logo keranjang belanja
Jawa Trend - Pengungsi Rohingya yang masuk ke Indonesia ada yang sudah menetap cukup lama di Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka diberikan fasilitas tinggal di rusunawa di daerah tersebut.Dalam sebuah cuplikan tayangan
Jawa Trend - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan bahwa nantinya per 2024, e-KTP akan berganti menjadi IKD atau Identitas Kependudukan Digital.IKD disebut memiliki sejumlah keunggulan yang lebih bermanfaat daripada e-KTP.
Jawa Trend - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatra Barat, mencatat sebanyak 14 dari 16 kecamatan di daerah tersebut terdampak hujan abu dan batu usai Gunung Marapi erupsi, Minggu siang kemarin,
